Peraturan Lempar Lembing Terbaru

3272 views

Peraturan Lempar Lembing Terbaru | Olahraga.Biz.Id – Kita sudah mengetahui pengertian dan sejarah lempar lembing. Kali ini Sobat Olahraga akan mengenal peraturan lempar lembing yang terdiri dari sarana dan prasana seperti lapangan lempar lembing, spesifikasi tongkat lembing yang telah ditentukan oleh IAAF (International Amateur Atlhetic Federation) yang merupakan induk olahraga atletik, serta beberapa peraturan umum lempar lembing (Javelin Throw) dan larangan bagi atlet lempar lembing.

Pada artikel kali ini kita akan mengenal lebih jauh mengenai olah raga lempar lembing, khususnya mengenai peraturan lempar lembing.

Peraturan Lempar Lembing

1. Lapangan Lempar Lembing

Dalam peraturan lempar lembing yang telah diatur oleh IAAF, telah ditentukan ukuran dan spesifikasi lapangan olahraga lempar lembing. Ukuran lapangan lembing tersebut adalah sebagai berikut :

  • Lintasan awal dibatasi oleh garis 5 cm dan terpisah 4 meter. Panjang lintasan minimal 30 m dan maksimal 36,5m.
  • Lengkung lemparan dibuat dari kayu atau logam dan dicat putih selebar 7 cm. Lengkungan ini datar dengan tanah dan merupakan busur dari lingkaran yang berjari-jari 8 meter. Garis 1,5 meter terletak melilit titik pusat gravitasi lembing.
  • Sudut lemparan dibentuk dari dua garis yang dibuat dari titik pusat lengkung-lemparan dengan sudut 29-30 derajat memotong kedua ujung lengkung lemparan, dengan tebal garis sektor 5 cm.Peraturan Lempar Lembing
  • Lebar Awalan : 4 Meter
  • Panjang awalan : 40 meter
  • BC merupakan busur, Jari-jari AB=AC : 8 m
  • Lebar garis lurus sisi kanan dan kiri adalah : 1,5 m
  • Lebar Garis Lempar adalah : 7 m
  • Sudut lemparan : 30 Derajat

2. Tongkat Lempar Lembing

Dalam peraturan lempar lembing juga diatur mengenai spesifikasi tongkat dimana tongkat lembing terdiri atas 3 bagian yaitu mata lembing, badan lembing dan tali pegangan lembing. 

Panjang lembing untuk putra : 2,6 m – 2,7 m dengan berat 800 gram (28 Oz). Sedangkan panjang tongkat lembing untuk putri berdasarkan rule (peraturan) IAAF adalah 2,2 m – 2,3 m dengan berat 600 gram (21 Oz).

Tongkat Lembing memiliki pegangan dengan lebar 150 mm dan terletak di pusat gravitasi lembing atau sekitar  (0,9-1,06 m (2 ft 11 ke 3 ft 6 in) dari ujung lembing untuk lembing putra dan 0,8-0,92 m (2 kaki 7 sampai 3 ft 0 in) dari ujung lembing untuk lembing wanita.

3. Peraturan Lempar Lembing bagi Atlet Lempar Lembing

Peraturan lempar lembing terbaru juga mengatur apa-apa saja yang sah dan boleh dilakukan oleh seorang atlet lempar lembing, antara lain :

  • Lembing harus dipegang pada tempat pegangan.
  • Lemparan sah bila mata lembing menancap atau menggores tanah di sektor lemparan.
  • Lemparan tidak sah bila sewaktu melampar, atau garis 1,5 meter menyentuh tanah di depan lengkung lemparan.
  • Sekali mulai melempar, tidak boleh memutar badan sepenuhnya, sehingga punggung menghadap ke arah lengkung lemparan.
  • Lemparan harus dibuat lewat di ata bahu.
  • Jumlah lemparan yang diperoleh adalah sama seperti pada tolak peluru dan lempar cakram.
  • Peserta boleh melakukan lemparan 3 kali. Penilaian diambil yang terjauh.

4. Larangan Bagi Atlet Lempar Lembing

Dan berikut ini larangan-larangan yang diatur dalam peraturan lempar lembing :

  • Lembing tidak dipegang pada pembalutnya
  • Dipanggil 2 menit belum melemapar
  • Menyentuh besi batas lemparan sebelah atas
  • Setelah melempar keluar lewat garis bagian depan sektor lempar
  • Lembing jatuh di luar garis sektor lemparan
  • Ujung lembing tidak membekas pada tanah

Demikian Sobat Olahraga, sekilas mengenai peraturan lempar lembing.  Untuk sobat yang ingin mendalami olahraga lempar lembing, semoga artikel mengenai peraturan dasar lempar lembing akan bermanfaat. Jangan lupa mengunjungi artikel olahraga atletik lainnya.

Sumber :

https://en.wikipedia.org/wiki/Javelin_throw

Pencarian Terkait

Loading...
author
Penulis: